Rabu, 18 September 2013

Surat delapan belas.

Hai! Saat ini saya mau nge-post yang romantis dahulu, karena saya sedang sebulanan hari ini. Lho? Sebulanan? Baru jadiankah? Hihihi check this out. :)

Ohya, saya sarankan sebelum membaca post saya ini, carilah lagu romantis yang paling anda suka, karena lagu itu berpengaruh besar buat hati dan pikiran kita. :) hehehe.

di Cheesecake Factory, makan es krim. :*
Namanya Rasel Setia Artdian Sanjaya, tapi di akte dia, Raselnya itu Rachel. Dia lahir 27 Oktober 1991 dengan selamat, fisiknya sempurna dirancang Tuhan. Dia anak pertama dari tiga bersaudara. Adik-adiknya ada Dea dan yang terakhir Rafael. Hidupnya penuh pengalaman yang bisa bikin dia bertumbuh dewasa, sampai sekarang. Tinggal di Kampung Crewed, Bekasi Kota. SMP di dekat rumahnya St. Monica, SMK Karya Guna, dan masuk di Politeknik Negeri Jakarta jurusan Teknik Elektro melalui jalur undangan, atau melalui nilai rapotnya dia, pintar? Sangat pintar. :) selama kuliah, dia selalu bolak-balik setiap harinya menggunakan motor yang dibelikan untuknya sejak dia di Karya Guna, tetapi kalau zamannya ujian atau banyak tugas, dia suka nginep di kosan temannya, di Kosan Teladan. Dia di politeknik, makanya ambil D3. Setelah kuliah di PNJ, ia melamar kerja di berbagai tempat. Sebelumnya pernah magang di Nissan daerah Cikampek, dan ia tinggal di tempat saudaranya. Akhirnya keterima di Jaya Teknik dekat Stasiun Gambir, karena pekerjaannya cukup sulit, dan dia juga mendapat tawaran bekerja di General Motor Bekasi, akhirnya dia resign. Saat ini aktif bekerja sebagai pegawai tetap, posisi team leader dan memiliki beberapa anak buah. Hebat? Sungguh hebat. :) karena kesenangannya dalam menabung dan berencana dalam setiap halnya, sekarang ia melanjutkan kuliah S1 di Universitas Jayabaya yang akan dimulai minggu ini.

Habis ibadah dan pelayanan bareng. :*
Mas Rasel, atau akrabnya saya memanggil dia adalah Aceng, singkatan dari anak cengeng karena dulu dia suka menangis dan penakut. :p selain pintar dalam bidang akademik, pekerjaan di lapangan, puji Tuhan ia punya talenta dalam bermain musik. Bahkan dulu dia sempat membuat lagu untuk seseorang yang saat itu jadi inspirasinya. Paling jago dalam bermain bass, karena sudah menjadi passion dia.
Punya rambut hitam wangi dan suka berbentuk rambut mangkok hihi, alisnya lumayan tebal dan hampir bersatu, pipinya gembul, dan dilengkapi dengan senyum lebarnya yang manis. Ia tinggi dan punya badan yang lumayan bagus untuk ukuran seorang lelaki. Suka makan pempek, pizza, hokben, soto-sotoan, tongseng, sate, ayam bakar deket awal bross, dan banyak lagi. Minum maunya yang dingin-dingin, sedangkan suka nggak saya bolehin kalau udah keseringan. :)
Dia gereja di gereja yang sama dengan saya, Gereja Kristen Jawa Bekasi (GKJ Bekasi) dan suka pelayanan di sana, menjadi salah satu aktivis juga. Dia pernah menjadi pengurus Komisi Pemuda, dan sekarang jadi pengurus di Komisi Kesenian. Dulu suka masang geber waktu gereja belum ada proyektor bareng pemuda lainnya sampai subuh. Dulu juga badannya super kurus entah karena apa, mungkin karena saya belum ada dalam kehidupannya. :p


di Dufan, mau naik Merry-go-round. :*
Cerita tentang kami, ada yang samar ada yang jelas. Saya dulu tidak mengenal dia, tahu juga tidak. Ketika zamannya Twitter mulai terkenal, zaman saya SMP kelas sembilan dan mau UN, dia mention saya dan memberi saya semangat untuk melakukan UN. Sebelumnya saya berulang tahun, dan pertama kalinya dikasih ucapan selamat ulang tahun oleh dia lewat Facebook, dilengkapi emot melet (:p) hihihi. Lalu saat saya sedang 'kosong', dia yang sering ngumpul bareng pemuda lainnya, mulai menarik perhatian saya. Saat itu saya berada di Komisi Remaja, dan entah bagaimana, dia yang jadi pusat saya. Dia paling cuek sama saya, tetapi paling semakin saya perhatikan. Saya mulai suka mention dia di Twitter, karena saya juga aktif banget update Twitter saat itu. Mulai banyak yang ceng-cengin kita, sampai dia nyuruh saya DM DMan aja, malu kali ya dia. :p suatu hari, rasa suka dan kagum saya sudah ada di tingkat paling mantap, sehingga saya memberanikan diri untuk meminta nomor HPnya. Saat itu sedang libur panjang sehabis UN, jadi suka begadang demi bisa berhubungan dengannya. Dia merespon saya! Memberikan nomor HPnya kepada saya yang emang genit banget deketin dia waktu itu hihihi. Akhirnya berlanjut SMSan, semakin dekat dan orang tua saya juga sudah mengetahui dia, tapi belum mengizinkan. Kerjaan saya jalan-jalan sama dia ke Kampung Cina, ke Taman Mini, dan tempat lainnya, padahal kami belum resmi. Entahlah, dia selalu bisa waktunya padahal dia masih kuliah. Kami semakin dekat sampai orang tua saya menunjukkan bahwa mereka mengizinkan saya untuk bisa punya hal yang selalu ditunggu oleh orang yang lagi PDKT :p
Saat itu, 17 Agustus 2010, dia ke rumah saya dan menyatakan segala perasaannya. Apa yang udah selama ini (kami dekat selama enam bulan) dia rasakan terhadap saya, apa yang dia inginkan dengan saya. Saya senang, tapi saya ngga bisa bilang apa-apa. Esok harinya, dia mengantar saya yang mau katekisasi, 18 Agustus 2010, sesaat sebelum saya masuk kelas katek, dia mengatakan ingin menjadi pacar saya, yang langsung saya jawab dengan "Iya." :) sejak saat itu, mulailah kisah perjalanan kami.


supah gawl di Dufan. :*
Saat saya SMA, kalau sempat, dia antar jemput saya. Terkadang jemput doang karena dulu saya naik angkot pas kelas sepuluh. Dulu kami masih SMSan, belum BBMan hihihi. Dia suka antar saya ke mana saja yang saya mau. Ke Kebun Raya Bogor (bareng Ferdi [adik saya], Nana, dan Evan), Taman Mini, Planetarium, nonton bioskop, wisata kuliner, Monas, Bandung bersama keluarganya, dan yang kemarin kami ke Dufan berdua, sebelum saya dan dia sama-sama sibuk. Saya suka diberi kejutan-kejutan kecil, seperti bunga, boneka Brownies, lampu salib (skrg saya pake dikosan), jam kayu, baju, boneka horta, makanan yang saya suka, masih banyak lagi.
Puji Tuhan kami bisa melewati tahun pertama kami. Semakin berjalannya waktu, semkain banyak tanggung jawab yang masing-masing harus kami lakukan. Tuhan berikan dia untuk saya sayangi dan saya syukuri setiap harinya. Saya sibuk, dan dia tidak kalah sibuk juga, tapi kami selalu sempatkan untuk bertemu seminggu sekali, hanya untuk nonton atau bertemu.
Tahun kedua kami lewati juga dengan penyertaan Tuhan. Perjalanan tahun ketiga, saya sudah mulai mau kuliah dan dia sibuk bekerja yang hanya libur seminggu sekali. Puji Tuhan saat ini kami sudah memasuki tahun ketiga dan sebulan saat ini. Keadaan kami sekarang memang tidak seerat yang pertama karena sering bertemu dan berkelana, berjalan ke manapun yang kami suka. Saat ini dia sudah bekerja di GM dan termasuk dalam usia yang muda dalam hal menjadi team leader. Saya berkuliah di Jatinangor dan berada cukup jauh dengannya, dan juga keluarga saya. Entahlah, kami ini termasuk LDR atau tidak, tapi saya pribadi tidak mau mengingat dan meikirkan tentang hal seperti itu, karena akan jadi beban sendiri nantinya, lebih baik jalani saja. :)
Saya palingan bisa pulang dari Jumat sore sampai hari Minggu, sedangkan dia kuliah di hari Sabtu dan Minggu, semakin sedikit waktu kami untuk bercerita satu sama lain. Banyak yang harus kami hadapi dan kami lakukan tugas serta tanggung jawab kami, membuat waktu kami bertemu berkurang, tetapi seandainya Tuhan izinkan, paasti kami bisa bertemu, bahkan dalam keadaan apa pun. :)
Saya dan dia juga ngga pernah ngga berantem, pasti ada aja yang kesel-kesel dan kecewa-kecewa. Entah kenapa, saya bisa membangun kembali apa yang suka bikin saya sedih tentang dia, ini karena saya sayang dia mungkin. :)

18 Agustus 2013 merupakan harinya kami, tiga tahunnya kami, dan dia mengantarkan saya saat itu ke Jatinangor ke kosan saya dan bantu saya pindahan. Ia memasangkan wall sticker, dan memfoto saya serta kamar saya. Sedih rasanya saat ia kembali ke Bekasi bersama orang tua saya. Saya rasa saya sudah menyerah dari kemarin kalau ngga ada dukungan dari mereka. Dia mau saya repotin dengan saya telfonin hampir tiap malam, saya ajak Skype meski susah sinyal, bahkan sampai sempat mau biayain keperluan saya. Sungguh, kekasih saya ini membuat saya berpikir untuk selalu bersamanya..

Dia termasuk laki-laki yang sangat tidak mau menyerah dalam hal apa pun. Semangatnya luar biasa sampai saya bingung, bagaimana caranya supaya punya semangat kayak dia. Selalu mau nyoba hal baru. Pejuang dalam hidup. Mau ngerasain susahnya cari uang. Bantuin keluarganya. Kasih uang jajan adiknya. Rela jalan jauh supaya nambah pengalaman. Suka banget nabung. Punya visi misi, rencana ke depan selalu dia bayangkan dan mau dibuat jadi kenyataan. Direpotin terus sama saya. Kerja keras di kantornya, tapi selalu ada emot senyum setiap saya BBM. Nganter saya ke Nangor padahal besoknya dia kerja. Beliin apa yang saya suka. Kawan-kawan, saya sayang dia, saya mengasihi dia, saya mengaguminya. :))

Mungkin ini termasuk haidah kecil buat dia di sebulanan kita hari ini. Sekalian supaya dia tahu, betapa bersyukurnya saya dengan adanya dia, hadirnya dia dalam hidup saya. Dia yang mengajarkan saya banyak hal. Bahkan, dia membuat saya berhenti mengiwil atau memain-mainkan rambut, yang mama saya saja sulit untuk membuat saya berhenti. Tuhan beri pasangan yang ajaib. :)

Terima kasih ya, Aceng. Selamat tiga tahun sebulan untuk kita. Selamat hari Rasellen, Selamat tanggal delapan belas. Semangat terus kerjanya. Maaf ya aku repotin mulu. Maaf kalau blognya aneh, hehehehe.
Aku selalu menyayangi dan mengasihimu. :)


God bless you,
Gabrielle TR.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar